Pembelajaran Anak di Luar Sekolah (Outdoor)

Saat ini kegiatan outdoor adalah kegiatan yang banyak digemari baik itu kalangan anak-anak maupun orang dewasa. Selain menyenangkan kegiatan outdoor adalah kegiatan yang kaya akan manfaat. Bagi anak-anak kegiatan outbond bisa meningkatkan tingkat kecerdasan anak-anak. Dan dengan adanya hal tersebut, anak bisa melatih jiwa sosialisasi sehingga akan menumbuhkan semangat untuk senantiasa aktif dalam kegiatan-kegiatan kemasyarakatan.

Mungkin tidak salah jika sejak kecil anak tidak suka beradaptasi dengan alam sekitarnya. Padahal sikap tersebut akan membuat anak lebih memiliki pemikiran yang luwas, melihat betapa indahnya dunia surga Indonesia ini. Salah satu pendidikan anak yang bagus adalah melalui alam dan kembali ke alam, anak didik untuk mencintai lingkungan sejak usia dini. Contoh, dengan memanfaatkan alam sekitar, anak bisa di ajak menanam padi, menangkap ikan, memanen buah-sayur, berenang di kali, membuat hiasan pakaian dari dedaun dan kegiatan lain yang bersentuhan dengan alam sekitar.

Kegiatan alam untuk anak usia dini tersebut berupaya menanamkan nilai nilai cinta alam, agar anak mencintai lingkungannya sejak dini. Anak anak juga bisa di ajarkan dengan contoh bagaimana membuang sampah yang benar, alangkah benar jika anak tersebut di belajari gimana cara membedakan antara sampah organik dan non organik. Di luar se kolah anak pun slalu di beri nasehat oleh gurunya, dengan kata “kalau kita membuang sampah sembarangan dan kalau terjadi hujan akan banjir, dan kita akan akan sekolah di mana?”, dengan hal ini anak akan tertanam kesadaran dan rasa ingin memelihara alam sekitarnya.

Kegiatan yang berbasis alam ini, juga bertujuan untuk menciptakan anak yang lebih tangkas dengan di adakan outdoor tersebut, yang terarah anak itu akan lebih mampu mengeksplorasi lingkungannya. Dan anak di berikan kesempatan untuk menjelajahi lingkungan yang lebih mendalam melalui motoriknya.

Dalam kegiatan outdoor, anak juga bisa melakukan kegiatan bermain di alam terbuka, dengan memanfaatkan kondisi yang di sekitarnya. Misal di lakukan di area persawahan. Anak anak juga bisa bermain di sawah sambil menaiki kerbau. Dengan program ini anak di harapkan dapat memiliki pengalaman yang nyata bagaimana hewan kerbau yang sesungguhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *